SPONSORED

Hasil WorldSBK Estoril 2026: Axel Bassani Bongkar Perjuangan Keras Bimota

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Hasil WorldSBK Estoril 2026: Axel Bassani Bongkar Perjuangan Keras Bimota
TO NEWS OVERVIEW
Axel Bassani vor den Ducati-Piloten Baldassarri und Bautista© Bimota

Akhir pekan balap WorldSBK di Sirkuit Estoril kembali didominasi oleh kekuatan penuh pabrikan Borgo Panigale lewat mesin tangguh mereka. Di tengah pesta kecepatan tersebut, pembalap Bimota yaitu Axel Bassani justru mampu mencuri perhatian pengamat lewat penampilan konsisten sepanjang akhir pekan. Meskipun tidak selalu berada di barisan terdepan sorotan kamera, pembalap asal Italia ini berhasil memaksimalkan potensi motornya secara luar biasa di setiap sesinya.

Memulai rangkaian lomba dari posisi kedelapan di sesi Superpole, ia menunjukkan ketahanan mental yang tinggi dengan mengamankan rentetan finis yang sangat positif di zona 10 besar. Penampilan solid tersebut membawanya menyentuh garis finis di tempat ketujuh, keenam, dan kelima secara beruntun. Perjuangan keras ini tentu bukan tanpa hambatan fisik yang menguras tenaga secara maksimal sejak lampu start padam.

Mengomentari perjuangannya di atas aspal panas, pembalap berusia 27 tahun tersebut blak-blakan mengenai betapa melelahkannya balapan pembuka akhir pekan lalu. "Pertama, balapan pembuka sangatlah sulit karena saya harus mengerahkan 120 persen kemampuan sejak lap pertama sampai bendera finis dikibarkan. Di setiap tikungan dan area pengereman, saya benar-benar memberikan segalanya," ungkap sang pembalap.

Toprak Razgatlioglu Faces Critical Shoulder Scan Following Mandalika Crash
Read AlsoToprak Razgatlioglu Faces Critical Shoulder Scan Following Mandalika Crash

Lebih lanjut, ia menjelaskan kendala teknis ban yang mulai menurun drastis menjelang pertengahan paruh paruh lomba. "Pada beberapa lap awal saya bisa menyalip beberapa posisi, tapi ketika ban mulai aus setelah sembilan atau sepuluh lap, saya semakin kesulitan menjaga ritme kecepatan. Itu adalah batas maksimal saya dan saya memberikan segalanya, jadi saya merasa puas," imbuhnya dengan penuh rasa lega.

ADVERTISEMENT

Memasuki balapan kedua, performa sang rider semakin cemerlang hingga sukses dinobatkan sebagai pembalap non-Ducati terbaik di lintasan. "Saya punya start yang sangat bagus dan sempat bertarung di barisan depan memperebutkan posisi keempat selama beberapa putaran. Namun paruh kedua balapan saya mengalami masalah besar di bagian belakang motor dan sering kehilangan traksi, sehingga tertinggal dari pembalap di depan," jelasnya mengenai jalannya insiden krusial.

Secara keseluruhan, kerja keras teknis di garasi tim membuahkan hasil manis di tengah kelemahan top speed mesin mereka. "Secara keseluruhan, saya rasa kami melakukan pekerjaan luar biasa di Estoril dengan hasil balapan ini. Tim bekerja keras karena kami punya kendala terutama di lintasan lurus, jadi kami harus menebusnya saat mengerem dan melibas tikungan. Kami harus memeras potensi maksimal dari segalanya, terima kasih untuk tim dan kami akan terus berjuang seperti ini sampai akhir musim," tutupnya.

Konsistensi senyap tersebut kini menempatkan sang bintang di posisi ketujuh klasemen sementara kejuaraan dunia dengan mengantongi 208 poin. Menatap seri pemungkas di Sirkuit Jerez, Spanyol, ia masih berpeluang memperbaiki posisi akhir demi memburu peringkat kelima yang kini diperebutkan sengit bersama Sam Lowes dan Lorenzo Baldassarri.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU