Pertarungan sengit kelas ringan kejuaraan dunia grand prix kembali menyajikan drama mendebarkan di Pertamina Mandalika International Circuit dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Ketika lampu start padam, Maximo Quiles langsung melesat mengambil alih pimpinan lomba dan mengendalikan jalannya balapan dari tekanan ketat para rivalnya selama 20 putaran penuh.
Pembalap andalan CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut akhirnya keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu impresif 32 menit 36,821 detik serta kecepatan rata-rata mencapai 158,2 km/jam. Konsistensi tinggi di atas lintasan kering membuat sang pembalap muda tak terkejar hingga garis finis dan mengamankan kemenangan mutlak di seri Indonesia.
Persaingan sengit juga terjadi untuk perebutan podium di belakang sang juara. Posisi kedua sukses direbut oleh David Almansa yang membela skuad Liqui Moly Dynavolt Intact GP dengan selisih waktu 2,994 detik. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo yang melintasi garis finis terpaut 5,156 detik di belakang sang pemenang.

Barisan lima besar balapan kali ini turut diramaikan oleh aksi Matteo Bertelle dari LEVEL UP - MTA di posisi keempat, serta Rico Salmela yang memperkuat Red Bull KTM Tech3 pada urutan kelima setelah bertarung sengit di barisan depan.
Sorotan utama publik tuan rumah tertuju pada penampilan gemilang Veda Pratama. Pembalap muda berbakat yang membela Honda Team Asia ini sukses mencuri perhatian suporter Indonesia dengan menembus posisi enam besar, mengungguli sejumlah pembalap berpengalaman dan mengamankan poin krusial di kandang sendiri.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!