SPONSORED

Hamilton & Verstappen Samakan Drama Perangkat Lunak Sepang seperti Balap Lego

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Hamilton & Verstappen Samakan Drama Perangkat Lunak Sepang seperti Balap Lego
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen overcame the software glitch to win the Bahrain GP in Malaysia, with Lewis Hamilton third

Drama teknis mewarnai putaran awal ajang Formula 1 di sirkuit Sepang, Malaysia, ketika kondisi basah pertama musim ini memicu masalah perangkat lunak yang tak terduga. Para pembalap top dunia seperti Lewis Hamilton dan Max Verstappen bahkan harus mengalami momen aneh di mana mobil hibrida canggih mereka mendadak melambat layaknya mainan balap anak-anak. Situasi kacau ini terjadi akibat pembatasan tenaga mesin baru dari 350kW menjadi 250kW dalam kondisi hujan sesuai regulasi anyar, yang ternyata belum diuji secara menyeluruh oleh tim.

Masalah pelik tersebut bermula saat mobil-mobil peserta mulai mengalami mati mesin di lintasan dalam sesi lap formasi. FIA kemudian menjelaskan bahwa anomali ini bersumber dari parameter perangkat lunak yang dimuat oleh tim untuk mengontrol torsi di atas trek basah. Akibat gangguan sistem tersebut, jalannya balapan sempat tertunda selama 40 menit sementara para teknisi bergegas menerapkan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi kekacauan yang terjadi di garasi maupun di tengah lintasan.

Ketika menceritakan pengalaman absurd tersebut kepada awak media termasuk Motorsport Week, Max Verstappen tidak bisa menyembunyikan keheranannya terhadap kerumitan mesin modern saat ini. Sang juara dunia asal Belanda itu sempat kehilangan tenaga secara mendadak sebelum melihat rekan-rekan pembalapnya kesulitan mengendalikan kendaraan mereka di lintasan. “Itulah masalah yang kita hadapi. Anda tahu, mesin-mesin ini begitu rumit dan banyak perangkat lunak yang diterapkan,” ungkap Max Verstappen menggambarkan situasi menegangkan ketika dirinya memicu masalah tersebut pertama kali di atas trek.

Bathurst 1000 Preview and 2026 Bahrain GP Chaos Analysis
Read AlsoBathurst 1000 Preview and 2026 Bahrain GP Chaos Analysis

Momen surealis berlanjut ketika para pembalap terpaksa melaju dengan kecepatan sangat lambat berdampingan di jalur lurus sirkuit. Lewis Hamilton menambahkan bahwa kecepatan mobil yang merayap bersama-benar di luar nalar dunia balap level grand prix. “Pada suatu titik kami melaju lima mobil berdampingan di trek lurus karena kami tidak bisa memahami apa yang sedang terjadi,”timpal Max Verstappen, sementara Lewis Hamilton mengaku terpaksa mematikan dan menyalakan ulang mesin mobilnya di tengah trek—sebuah prosedur darurat yang belum pernah ia lakukan sepanjang karier balapnya.

ADVERTISEMENT

Meski sempat diwarnai kekacauan pelik di awal lomba, jalannya balapan utama tetap tuntas dengan Max Verstappen sukses mengamankan kemenangan dari posisi pole. Sementara itu, Lewis Hamilton melakukan aksi kejar-kejaran luar biasa dari barisan belakang setelah sempat memilih ban slick di trek yang masih lembap, hingga akhirnya berhasil finis di podium ketiga di belakang Andrea Kimi Antonelli. Di akhir pekan yang penuh drama ini, Lewis Hamilton menutup insiden dengan harapan agar masalah serupa tidak terulang kembali dan menjadi evaluasi penting bagi masa depan regulasi olahraga ini.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU