Bos tim LCR, Lucio Cecchinello, menegaskan bahwa format kualifikasi MotoGP yang baru untuk musim 2027 tidak akan seseram yang dikhawatirkan banyak pihak. Keterbatasan alokasi ban justru diyakini bakal menciptakan pertarungan strategi yang jauh lebih menarik di lintasan balap.
Dilansir dari Motorsport.com, mantan pebalap yang juga menjabat sebagai presiden asosiasi tim IRTA ini memberikan penjelasan mendalam mengenai detail format baru tersebut. Dalam struktur anyar nanti, sesi Sprint Kualifikasi hari Jumat serta Q1 hari Sabtu akan langsung diikuti oleh 22 pebalap sekaligus dalam durasi 15 menit, yang sempat memunculkan kekhawatiran terkait potensi bahaya lalu lintas di trek.
"Hal ini akan dikelola dengan baik mengingat jumlah ban yang tersedia tidaklah tak terbatas," ujar Lucio Cecchinello ketika membahas implikasi tekanan bagi para pebalap. "Hanya akan ada satu set ban untuk durasi 15 menit kualifikasi sprint tersebut, yang tentu saja sudah membatasi jumlah lap cepat."

Kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan situasi hari Jumat pada regulasi saat ini. Saat itu, para pebalap secara rutin menggunakan ban baru lebih dari sekali pada fase akhir sesi latihan yang berfungsi sebagai penentu tiket utama kualifikasi.
"Jadi kita akan melihat strategi di mana tim-tim menunggu sebelum turun ke lintasan atau memutuskan langsung keluar untuk menghindari potensi risiko terkena bendera kuning," tambah Lucio Cecchinello. "Sehingga saya yakin ini juga akan sangat mendebarkan, bagaimana cara tim mengelola strategi bersama pebalap mereka."
Selain hari Jumat, alokasi ban untuk hari Sabtu juga akan dipangkas. Para pebalap hanya akan mendapatkan tiga set ban saja di sesi Q1 dan Q2, turun dari empat set yang biasa mereka gunakan sebelumnya. Perubahan besar ini murni merupakan inisiatif yang datang langsung dari pihak tim demi efisiensi dan tontonan yang lebih kompetitif.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!