Badan pengatur balap FIA bergerak cepat menutup celah regulasi aerodinamika yang cerdik yang selama ini dimanfaatkan oleh Red Bull pada mobil mereka. Berdasarkan laporan dari jurnalis teknis, inovasi cerdas pada geometri sidepod yang pertama kali diperkenalkan pada pertengahan musim ini bakal resmi dilarang menjelang kejuaraan Formula 1 musim 2027 mendatang.
Celah aturan tersebut berkaitan erat dengan regulasi bentuk sisi mobil. Pakar teknik Formula 1, Craig Scarborough, menjelaskan bahwa peraturan mewajibkan radius minimum yang besar pada bagian tepi bodi. Namun, tim juara dunia asal Milton Keynes ini berhasil menyiasatinya dengan memasang kabel penopang yang mengubah batas minimum radius lekukan bodi secara drastis.
"Untuk kebutuhan aerodinamika, Anda tentu menginginkan tepi sidepod yang tajam, tetapi regulasi menegakkan radius minimum yang besar," tulis Scarborough melalui akun media sosialnya menyoroti trik cerdik yang pertama kali muncul di paddock Grand Prix Austria pada bulan Juni lalu.

Melalui celah abu-abu di dalam buku peraturan tersebut, skuad yang bermarkas di Milton Keynes ini mampu menghadirkan desain bodi yang lebih efisien secara aliran udara. Kendati demikian, delegasi teknis FIA dikabarkan bakal mereduksi dimensi dukungan lantai dari 20 milimeter menjadi hanya 5 milimeter saja untuk musim 2027, sehingga trik ini mustahil digunakan lagi.
Di sisi lain, kebangkitan performa Red Bull di lintasan balap baru-baru ini tetap menunjukkan hasil positif, terutama setelah Max Verstappen sukses mengamankan kemenangan dominan secara beruntun. Sang juara dunia asal Belanda tersebut mengakui bahwa mobilnya kini jauh lebih mudah dikendalikan dibandingkan paruh pertama musim yang sempat memberikannya kendala besar dalam hal stabilitas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!