SPONSORED

Ferrari Fokus Pace Balap di Sepang, Vasseur Ungkap Tantangan Degradasi

Notifikasi
0
Ferrari Fokus Pace Balap di Sepang, Vasseur Ungkap Tantangan Degradasi
TO NEWS OVERVIEW
Ferrari Fokus Pace Balap di Sepang, Vasseur Ungkap Tantangan Degradasi

Ferrari memasuki Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang dengan prioritas yang berbeda dari biasanya. Prinsipal tim, Fred Vasseur, menegaskan bahwa fokus utama akhir pekan ini adalah pace balap, bukan sekadar kecepatan satu lap. Keputusan ini diambil menyadari karakter Sepang yang dikenal keras terhadap ban.

"Kami tahu sebelum ke Baku bahwa itu bukan akhir pekan termudah, dengan garis lurus yang kami miliki, defisitnya pasti besar," ujar Vasseur dalam konferensi pers tim di Sepang. "Kami mencoba melakukan yang terbaik sehingga meski tidak mudah, kami masih berada di baris pertama. Itu bukan hasil buruk, setidaknya di kualifikasi."

Dalam sesi latihan bebas pertama, Max Verstappen dari Red Bull menjadi yang tercepat, diikuti George Russell (Mercedes) dan rekan setim Verstappen, Isack Hadjar. Sementara itu, pembalap Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton masing-masing berada di posisi keempat dan keenam. Hasil ini menunjukkan bahwa Ferrari belum sepenuhnya menemukan ritme, tetapi Vasseur menilai sesi latihan bukan indikator mutlak.

Verstappen & Hadjar Want Red Bull to Experiment for 2027
Read AlsoVerstappen & Hadjar Want Red Bull to Experiment for 2027

Degradasi Ban Jadi Faktor Penentu

Menurut Vasseur, Sepang akan menghadirkan cerita yang sangat berbeda dibandingkan beberapa balapan terakhir. "Akhir pekan ini, saya pikir jauh lebih sulit untuk memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang bisa terjadi, karena akan sangat didominasi oleh degradasi," lanjutnya. "Kami lihat pagi ini bahwa ini cerita yang sama sekali berbeda dibanding empat atau lima minggu terakhir, ketika Anda memiliki Monza, Madrid, Baku. Degradasinya hampir nol. Akhir pekan ini akan menjadi cerita lain. Artinya, kami harus sedikit mengubah fokus dan lebih fokus pada pace balap."

ADVERTISEMENT

Ferrari saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor, tertinggal 160 poin dari Mercedes yang memimpin. Jarak yang cukup jauh, namun bukan tidak mungkin dikejar jika tim mampu memaksimalkan potensi mobil di sirkuit yang membutuhkan manajemen ban cermat seperti Sepang. Balapan di Malaysia sering kali menjadi ajang pembuktian strategi dan ketahanan, bukan hanya kecepatan murni.

Vasseur juga menyoroti bahwa tim harus beradaptasi dengan cepat. Setelah serangkaian sirkuit jalanan dengan degradasi rendah dan trek berkecepatan tinggi, kembali ke Sepang menuntut pendekatan berbeda. "Kami harus mengubah sedikit fokus dan lebih fokus pada pace balap," tegasnya. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Ferrari mungkin akan mengorbankan sedikit performa kualifikasi demi kestabilan balapan.

Dengan karakteristik Sepang yang memiliki tikungan cepat dan panjang, serta suhu aspal yang tinggi, pengelolaan ban menjadi kunci utama. Tim-tim yang mampu menjaga ban tetap kompetitif hingga akhir stint akan memiliki peluang besar meraih hasil maksimal. Ferrari, dengan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki, tentu berharap bisa memanfaatkan situasi ini untuk memperkecil jarak dari rival-rivalnya.

ADVERTISEMENT

Menyongsong balapan, para penggemar Ferrari tentu menantikan apakah strategi yang diambil Vasseur dan timnya akan membuahkan hasil. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Ferrari kembali ke jalur kemenangan dan menambah persaingan di papan atas klasemen. Namun, jika gagal, mereka bisa semakin tertinggal dari Mercedes. Semua akan terjawab ketika lampu padam di Sepang.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU