Dunia reli baru saja menyaksikan salah satu klimaks paling mendebarkan dalam sejarah ketika Elfyn Evans dan co-driver Scott Martin resmi dinobatkan sebagai Juara Dunia WRC 2026. Pertarungan penutup musim di Sardinia menyajikan drama emosional luar biasa, di mana nasib gelar juara ditentukan hingga tikungan-tikungan terakhir pada Wolf Power Stage yang menjadi penentu sejarah baru ajang reli dunia.
Situasi sempat terlihat suram bagi kubu Toyota ketika Evans mengalami ban bocor dan terpaksa berhenti di kilometer keempat pada tahapan penultimate sepanjang 23,7 kilometer. Insiden tersebut membuatnya terlempar dari zona poin Super Sunday, membuka jalan lebar bagi rival terdekatnya untuk mengambil alih pimpinan klasemen akhir.
Namun, babak penentuan berubah menjadi roller-coaster mental ketika rivalnya, Oliver Solberg, yang tampil sangat cepat di split terakhir justru tergelincir keluar lintasan hanya tiga tikungan menjelang garis finis. Kesalahan fatal tersebut langsung membalikkan keadaan secara dramatis bagi pereli asal Wales tersebut.

"Rasanya belum sepenuhnya meresap di kepala. Saya tadinya yakin segalanya sudah berakhir dan hanya berusaha mengerahkan segalanya," ungkap Evans penuh haru. Kegigihan tersebut membuahkan hasil manis setelah ia mengunci gelar dengan keunggulan tipis lima poin di klasemen akhir kejuaraan.
Sementara itu, panggung utama seri penutup ini tetap menjadi milik Solberg yang keluar sebagai pemenang reli di Sardinia, unggul hampir satu menit penuh dari rekan setimnya di Sebastien Ogier. Di sisi lain, perjuangan konsisten sepanjang musim mengantarkan Evans dan tim menutup era Rally1 dengan lembaran sejarah yang tak terlupakan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!