Musim WRC 2026 resmi melahirkan juara dunia baru setelah pertarungan gelar penutup yang berlangsung hingga kilometer terakhir. Elfyn Evans bersama co-driver Scott Martin sukses mengunci gelar juara dunia pereli dan co-pereli menyusul insiden dramatis yang menimpa rival terdekatnya di fase-fase krusial.
Memasuki etode penutup alias powerstage, persaingan titel berada di titik paling ketat dengan selisih satu poin saja di klasemen. Oliver Solberg memimpin jalannya reli di posisi terdepan sementara Evans berada di urutan kelima setelah sempat mengalami kendala pecah ban pada tahap sebelumnya.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Solberg yang tampil sangat cepat di sepanjang rute pesisir Argentiera membuat kesalahan fatal hanya dua tikungan jelang garis finis. Kehilangan kendali akibat oversteer membuat mobilnya melintir keluar lintasan dan menabrak gundukan pasir, meruntuhkan impian juaranya dalam sekejap.

Meski sempat melanjutkan perjalanan untuk memenangkan reli secara keseluruhan, tambahan waktu yang terbuang membuat Solberg tertinggal di powerstage. Hasil tersebut otomatis mengalihkan mahkota juara dunia kepada pereli asal Wales tersebut dalam salah satu akhir musim paling menegangkan dalam sejarah reli modern.
Dilansir dari DirtFish, Evans mengakui sempat pasrah dan mengira peluang gelarnya telah tertutup rapat usai menyelesaikan sesi tersebut. Namun, nasib baik berpihak kepadanya di detik-detik pemungkas penentuan kejuaraan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!