Peta persaingan World Rally Championship mendadak memanas di sela-sela Rally Italia Sardinia ketika Elfyn Evans terpaksa menghentikan kendaraannya untuk mengganti ban yang pecah pada tahapan penat. Insiden krusial ini langsung memangkas keunggulan poinnya secara drastis, sekaligus membuka peluang emas bagi para rival untuk mengejar di tikungan terakhir musim ini.
Sebelum insiden tersebut, Oliver Solberg tampil menekan sejak awal seri penutup untuk memangkas selisih poin yang sebelumnya terpaut cukup jauh. Dengan memimpin jalannya reli serta mendominasi klasemen sementara Super Sunday, tekanan kini berbalik sepenuhnya ke kubu Evans yang posisinya sempat terlempar keluar dari zona perolehan poin penting.
Meski mengalami nasib sial di detik-detik krusial, pembalap andalan tim ini mengaku sudah mendeteksi potensi masalah sejak jauh-jauh kilometer sebelum tikungan cepat yang dipenuhi batu tajam. Ia bahkan sempat menurunkan kecepatan secara drastis untuk menghindari kerusakan, namun faktor ketahanan ban berkata lain di atas lintasan Sardinia yang terkenal kejam.

Situasi klasemen kini membuat penentuan gelar juara dunia berujung pada pertarungan habis-habisan di Power Stage. Mengingat keunggulan tipis yang tersisa dan skenario tiebreak yang memihak rival terdekatnya, siapa pun yang berhasil finis di depan pada penutupan reli dipastikan akan keluar sebagai kampiun musim ini.
Dilansir dari DirtFish, persaingan ketat ini memaksa seluruh kandidat juara untuk mengeluarkan kemampuan maksimal tanpa ada ruang sedikit pun untuk kesalahan. Kedua kubu dipastikan bakal tampil all-in demi mengamankan mahkota juara dunia reli.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!