Keputusan besar akhirnya diambil di panggung reli dunia. Komersialisasi WRC dan European Rally Championship (ERC) resmi berpindah tangan ke grup kepemilikan baru, menandai babak baru yang dinanti-nantikan para penggemar dan tim. Pengumuman dari FIA pada 31 Juli lalu mengonfirmasi bahwa hak komersial kedua kejuaraan tersebut akan dikelola oleh kelompok yang dibentuk oleh Cosmobilis, perusahaan teknologi otomotif asal Prancis, bersama firma investasi Park Square Capital.
Nama Eric Boullier, mantan eksekutif Formula 1, ditunjuk sebagai chief executive organisasi anyar ini. Langkah ini langsung memicu optimisme di paddock, terutama karena WRC tengah bersiap menghadapi perubahan regulasi teknis besar tahun depan. Hyundai, salah satu pabrikan utama yang setia sejak 2014, menyambut positif keputusan ini. Sporting director Hyundai, Andrew Wheatley, menyebutnya sebagai sinyal kuat komitmen terhadap masa depan.
“Dari sudut pandang kami, sangat bagus melihat keputusan tegas telah diambil dan ada komitmen yang jelas untuk masa depan,” ujar Wheatley kepada RallyJournal. Baginya, langkah berikutnya adalah duduk bersama promoter baru untuk memahami arah pengembangan WRC ke depan. Hyundai percaya masih ada potensi besar yang belum tergali dari kejuaraan ini.

“Kami perlu bekerja sama dengan mitra baru dan memahami seperti apa masa depannya. Kami yakin ada potensi besar di WRC, dan kami perlu mencari cara untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin,” tambahnya. Diskusi awal dengan pemilik baru pun sudah mulai berjalan, dan yang menarik, pembahasannya tidak hanya soal musim depan.
Wheatley mengungkapkan bahwa dalam pertemuan pendahuluan, pihaknya disuguhi banyak peluang jangka panjang. “Mereka mempresentasikan banyak peluang untuk masa depan, dan ini bukan hanya tentang tahun ini atau tahun depan, tetapi hal-hal yang membentang hingga lima tahun ke depan. Itu sangat menarik,” katanya, menggambarkan ambisi besar yang diusung investor baru.
Optimisme ini muncul di tengah kekhawatiran panjang tentang masa depan WRC. Jumlah pabrikan yang minim, perubahan regulasi teknis, dan perkembangan komersial yang lambat sempat menjadi momok. Namun, Wheatley menilai kelompok investasi ini tampaknya memahami betul potensi WRC. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama erat antara promoter baru dan FIA.
“Hubungan dengan FIA tampaknya sangat dekat, dan itu hanya bisa menjadi hal positif bagi olahraga ini,” ujarnya. Kini, semua pihak dituntut untuk menyatukan visi yang jelas ke depannya. “Kita perlu bekerja sama dan memastikan kita memiliki visi yang benar-benar jelas tentang ke mana arah kita. Saya pikir itu akan menjadi kunci sukses era baru ini,” pungkas Wheatley.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!