SPONSORED

Bahaya Mandalika, Fabio Quartararo Kritik Keras Permukaan Gravel

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bahaya Mandalika, Fabio Quartararo Kritik Keras Permukaan Gravel
TO NEWS OVERVIEW
Bahaya Mandalika, Fabio Quartararo Kritik Keras Permukaan Gravel

Fabio Quartararo harus mengawali akhir pekan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika dengan insiden horor setelah mengalami kecelakaan kecepatan tinggi pada sesi latihan hari Jumat. Pembalap asal Prancis tersebut mengakui bahwa dirinya merasakan memar serta nyeri hebat di sisi kiri tubuhnya akibat insiden tersebut, meski beruntung tidak mengalami cedera patah tulang yang serius dan tetap optimistis bisa kembali mengendarai motor Yamaha pada sesi latihan bebas berikutnya.

Di balik insiden menegangkan yang sempat menghentikan ritme kerjanya, juara dunia MotoGP 2021 ini berhasil mengamankan tiket otomatis menuju sesi kualifikasi kedua atau Q2. Sebuah pencapaian positif di tengah hari yang melelahkan, di mana ia juga mulai menemukan ritme serta sensasi positif di atas kuda besi YZR-M1. Kendati demikian, sorotan utama justru ia arahkan pada kondisi area run-off atau escapatoria sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut yang dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan para pembalap.

Berbicara kepada kolaborator Manuel Pecino, pembalap andalan tim Iwata ini merinci bagaimana kecelakaan tersebut terjadi begitu cepat tanpa memberikan banyak ruang reaksi. "Sedikit merasa nyeri di sisi kiri tubuh. Kecelakaannya cepat, tapi bukan kecelakaan yang besar. Hanya saja saya berakhir di atas gravel," ungkapnya menjelaskan kondisi fisiknya selepas insiden horor tersebut. Ia menambahkan bahwa bagian terburuk dari kecelakaan itu adalah hantaman keras ke atas permukaan gravel yang tidak rata, namun ia bersyukur tidak ada tulang yang patah.

Racing Legend Jon Ekerold Celebrates His 80th Birthday
Read AlsoRacing Legend Jon Ekerold Celebrates His 80th Birthday

Meski kondisi fisiknya masih menyisakan rasa sakit, keberhasilannya langsung lolos ke Q2 memberikan sedikit ketenangan mental jelang hari Sabtu yang krusial. "Setidaknya berada di Q2 membuat Anda merasa lebih baik. Setelah kecelakaan seperti itu, harus memulai dari awal dan melakukan dua kali time attack bukanlah cara terbaik untuk kembali ke motor, tapi sejujurnya saya merasa cukup baik," imbuhnya mengulas jalannya sesi latihan hari pertama di Lombok.

ADVERTISEMENT

Namun, isu keselamatan menjadi poin krusial yang terus disuarakan oleh pembalap berjuluk El Diablo ini terhadap promotor dan pengelola sirkuit. Ia secara terbuka mendesak adanya evaluasi ulang dan perbaikan nyata pada area run-off tempat ia terjatuh, karena perbedaan ketinggian antara aspal dan kerikil gravel dapat meluncurkan pembalap ke udara. Dilansir dari Motosan.es, ia menegaskan perlunya tindakan pencegahan agar insiden serupa tidak berujung pada cedera fatal di masa depan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU