Charles Leclerc langsung mencuri perhatian di sesi latihan bebas Formula 1 Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Pembalap Ferrari itu mencatatkan waktu tercepat, unggul tiga persepuluh detik dari rekan setimnya, dan menunjukkan performa long run yang solid. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Leclerc siap bersaing di front terdepan sepanjang akhir pekan.
Bagi Leclerc, Jumat di Sepang terasa istimewa. Ia mengaku harus mempelajari ulang karakter sirkuit setelah terakhir kali mengaspal di sini pada 2017 silam, kala itu hanya mengikuti FP1 bersama Sauber. Kini, dengan pengalaman dan mobil yang kompetitif, ia tampil percaya diri. "Kami biasanya memiliki mobil balap yang baik," ujarnya, mengisyaratkan bahwa Ferrari tak gentar menghadapi balapan yang diprediksi akan didominasi oleh degradasi ban.
Namun, baik Leclerc maupun bos tim Fred Vasseur menyadari tantangan besar yang menanti: memprediksi tingkat cengkeraman lintasan yang terus berubah. "Ini tantangan bagi kami, tapi juga bagi semua orang," kata Vasseur. Kondisi trek yang belum sepenuhnya kering atau berubah suhu bisa menjadi faktor penentu di kualifikasi dan balapan.

Mercedes Terpuruk di Hari Pertama
Jika Leclerc bersinar, Mercedes justru mengalami hari yang sulit. Dari dominasi di Baku, Mercedes harus puas berada di urutan ketujuh dan kedelapan pada sesi latihan di Sepang. Padahal, tim asal Brackley itu membawa paket upgrade signifikan yang diklaim bernilai setidaknya 0,3 detik per lap.
Wakil principal Bradley Lord menjelaskan bahwa secara teknis semua berjalan sesuai rencana. "Pembalap bisa merasakan perbedaan di tikungan cepat," ujarnya. Namun, ia mengakui bahwa karakter sirkuit Sepang yang lebih banyak tikungan medium dan cepat membuat performa mobil lebih mirip dengan yang terlihat di Hungaria ketimbang Baku. "Kami hanya perlu penyempurnaan halus, terutama untuk satu lap," tambah Lord.
George Russell, pemenang di Baku, merasa mobilnya belum berada di jendela setup yang tepat. "Saat ini Verstappen terlihat paling cepat untuk satu lap, dan McLaren tercepat untuk long run," ungkapnya. "Kami harus bekerja keras semalam untuk meningkatkan degradasi ban." Meski demikian, long run Antonelli sedikit lebih baik, memberi harapan bahwa Mercedes tidak seburuk yang terlihat.
Aston Martin dan Tim Lain
Sementara itu, Aston Martin menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Tikungan medium dan cepat di Sepang sepertinya cocok dengan karakter mobil mereka. Meski hanya berada di posisi 15 dan 18, ada optimisme bahwa mereka bisa melangkah lebih baik di kualifikasi.
Hari latihan di Malaysia ini memberikan gambaran awal yang menarik: Leclerc dan Ferrari siap menantang, sementara Mercedes harus membalikkan keadaan. Dengan sisa sesi latihan dan kualifikasi, semua masih mungkin terjadi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!