Pembalap tim Yamaha, Alex Rins, memberikan pandangan blak-blakan mengenai wacana perubahan format akhir pekan balap MotoGP yang tengah disiapkan oleh Dorna Sports. Memiliki pengalaman panjang di kejuaraan dunia sejak 2012, pembalap asal Spanyol ini tidak melihat perubahan struktur tersebut sebagai sebuah hal yang negatif. Namun, ia secara tegas menyoroti satu sesi yang menurutnya sudah kehilangan esensi dan fungsi utamanya selama bertahun-tahun, yaitu sesi pemanasan atau warm-up.
Dalam perbincangannya dengan kolaborator Motosan.es, Manuel Pecino, Alex Rins bahkan mengakui bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk memboikot sesi tersebut demi menghindari risiko yang tidak perlu. Dilansir dari Motosan.es, ia merasa bahwa sesi singkat di pagi hari tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap performa motor maupun pembalap di lintasan utama. “Di MotoGP, satu kali saya ingat hampir tidak melakukan warm-up karena itu tidak berguna. Anda menempatkan tubuh Anda di bawah tekanan lebih besar selama 10 atau 20 menit untuk apa-apa,” ungkap Alex Rins dengan nada lugas.
Meskipun ada perombakan jadwal yang cukup masif, Alex Rins menilai bahwa dinamika baru ini mirip dengan apa yang sudah diterapkan di ajang Formula 1 dengan sistem kualifikasi bertingkatnya. Sambil berseloroh, ia bahkan menduga bahwa kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia ini bisa saja mengadopsi sistem yang lebih kompleks di masa depan seiring berjalannya waktu. “Perubahan selalu signifikan. Mereka memiliki hal-hal baik dan buruk. Tapi ya, ini mirip dengan Formula 1, bukan? Mereka melakukan Q1, Q2. Mari kita lihat, mungkin dalam dua tahun mereka akan memiliki Q3. Saya memikirkan itu. Bagi saya itu tidak buruk,” tambahnya.

Selain membahas regulasi waktu dan struktur akhir pekan, Alex Rins juga menyinggung tantangan adaptasi bagi para pembalap senior yang sudah terbiasa dengan rutinitas lama selama bertahun-tahun di kelas premier. Perubahan jadwal menuntut pendekatan mental dan fisik yang berbeda dalam mempersiapkan set-up motor secara cepat. Di sisi lain, ia juga masih terus berjuang bersama Yamaha untuk mengatasi kendala teknis krusial, terutama dalam hal mendapatkan temperatur optimal pada kompon ban medium yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pabrikan Iwata tersebut.
Dengan masa depan kontraknya yang masih menjadi topik hangat di paddock, Alex Rins berharap bisa segera mendapatkan kepastian terkait arah kariernya dalam beberapa bulan ke depan. Fokus utamanya saat ini tetap membantu Yamaha keluar dari masa sulit sambil menyambut adaptasi regulasi baru yang diyakini akan membawa warna berbeda bagi jalannya kompetisi MotoGP musim-musim mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!