SPONSORED

Acosta Santai Hadapi Marquez di Garasi Ducati

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Acosta Santai Hadapi Marquez di Garasi Ducati TO NEWS OVERVIEW
Acosta Santai Hadapi Marquez di Garasi Ducati

Pedro Acosta memasuki babak baru kariernya dengan kepala dingin. Pembalap muda Spanyol itu siap berbagi garasi dengan Marc Marquez di Ducati, dan ia menegaskan tidak merasakan tekanan berarti menjelang uji coba perdananya dengan Desmosedici pada 1 Desember mendatang.

Acosta, yang baru genap berusia 22 tahun, akan menjadi rekan setim Marquez yang 11 tahun lebih senior. Meski usianya masih muda, Acosta menunjukkan kematangan dengan melihat situasi ini sebagai awal yang panjang, bukan perlombaan jangka pendek. "Marc berada di tahap akhir kariernya, dan saya baru saja memulai," ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com.

Kepindahan ini menandai akhir dari hubungan enam tahun dengan KTM, yang membawa dua gelar Moto3 dan satu gelar Moto2. Namun, kegagalan merebut gelar MotoGP bersama pabrikan Austria itu menjadi alasan utama di balik keputusannya pindah. Acosta merasa impiannya untuk menjadi juara dunia MotoGP bersama KTM sulit terwujud dalam waktu dekat.

MotoGP Heads to Netflix: New Heist Film with Reacher Star
Read AlsoMotoGP Heads to Netflix: New Heist Film with Reacher Star

Meski begitu, Acosta sadar bahwa ia memasuki garasi yang sudah menjadi "rumah" bagi Marquez. "Marc mengenal semua orang di pabrik, dan saya butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang sepenuhnya Italia setelah enam tahun di KTM," katanya. Ia menambahkan bahwa ini adalah babak yang benar-benar baru, sehingga ia tidak merasa tertekan.

ADVERTISEMENT

Acosta telah merencanakan adaptasinya dalam dua tahap, sesuai kontrak dua tahunnya bersama Ducati. "Untungnya, saya akan di sana setidaknya dua tahun. Jadi saya punya waktu untuk menemukan ritme di tahun pertama dan melihat apa yang terjadi di tahun kedua," jelasnya.

Saat ini, Acosta berada di posisi ketujuh klasemen dengan selisih 77 poin dari pemimpin Jorge Martin dan 37 poin dari Marquez yang menempati posisi keempat. Meski sering tampil pemberontak, Acosta memilih sikap rendah hati saat menilai langkahnya ini. Ia tahu tantangan besar menantinya, tetapi ia percaya proses adalah kuncinya.

Dengan mentalitas yang tenang dan target jangka panjang, Acosta tampaknya siap menjalani babak baru ini tanpa beban berlebih. Pertanyaannya, akankah ia mampu bersaing dengan legenda seperti Marquez di garasi yang sama? Waktu yang akan menjawab.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU