SPONSORED

Acosta Ingatkan Pentingnya Jadi Diri Sendiri Jelang Duet dengan Marquez

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Acosta Ingatkan Pentingnya Jadi Diri Sendiri Jelang Duet dengan Marquez TO NEWS OVERVIEW
Acosta Ingatkan Pentingnya Jadi Diri Sendiri Jelang Duet dengan Marquez

Pedro Acosta sudah menatap tantangan besarnya berikutnya di MotoGP: berbagi garasi dengan Marc Marquez. Pembalap asal Murcia itu memasuki fase baru kariernya dengan ambisi menjadi salah satu referensi utama kejuaraan, dan ia punya prinsip yang sangat jelas: tetap menjadi dirinya sendiri.

Dalam wawancara dengan Motosprint, Acosta menegaskan bahwa kepribadian yang natural adalah kunci untuk bertahan lama di ajang sebesar MotoGP. “Orang tua saya lebih politis benar. Tapi saya pikir kalau mau berkarier lima belas atau dua puluh tahun, harus natural. Tidak bisa jadi karakter, karena suatu hari topeng itu akan jatuh. Jadi saya lebih suka orang mengenal saya apa adanya, bukan versi televisi dari Pedro,” ujarnya.

Sejak awal karier, Acosta memang dikenal bukan hanya karena bakatnya. Kepribadiannya yang blak-blakan dan cara bicaranya yang spontan membuatnya menjadi salah satu pembalap yang paling menarik perhatian di paddock. Ia juga punya rekam jejak impresif: dua gelar dalam tiga musim di kelas junior, lalu naik cepat ke MotoGP dan langsung menjadi pembalap pabrikan KTM hanya setelah satu musim penuh.

Acosta Warns of Staying True to Self Ahead of Marquez Teaming
Read AlsoAcosta Warns of Staying True to Self Ahead of Marquez Teaming

Situasi saat ini memang belum ideal. KTM yang ia tunggangi masih tertinggal dari motor-motor Italia, sehingga ia belum bisa bersaing memperebutkan gelar. Namun Acosta tetap optimistis. Ia meyakini pelajaran dari sang ayah, seorang nelayan, menjadi fondasi mentalnya. “Ayah saya mengajari saya untuk tidak pernah menyerah. Itu sangat membantu saya di MotoGP. Semua terjadi begitu cepat, dan sekarang saat saya berjuang untuk gelar, pelajaran itu menjaga motivasi saya tetap tinggi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Berbagi tim dengan Marquez di Ducati akan menjadi ujian besar. Marquez adalah salah satu rival terberat di grid, dan Acosta sadar betul akan hal itu. Namun ia tidak gentar. Justru tantangan inilah yang membuatnya semakin termotivasi untuk membuktikan bahwa ia bisa bersaing dengan yang terbaik.

Dengan gaya yang santai namun tetap tajam, Acosta siap menghadapi babak baru. Pertanyaannya sekarang, apakah ia bisa konsisten tampil sebagai dirinya sendiri di tengah tekanan tinggi bersaing dengan legenda seperti Marquez? Kita tunggu aksinya di musim depan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU