Akhir pekan penentuan di Sirkuit Jerez menghadirkan drama tersendiri dalam penentuan posisi start untuk balapan utama kedua. Alvaro Bautista muncul sebagai salah satu pembalap yang paling diuntungkan oleh regulasi grid yang unik pada balapan penutup musim WorldSBK 2026 di tanah Spanyol.
Berdasarkan aturan kejuaraan, balapan pertama pada hari Sabtu dan balapan Superpole hari Minggu menggunakan hasil kualifikasi Superpole untuk menentukan posisi start para pembalap. Namun, format tersebut mengalami penyesuaian khusus untuk balapan kedua yang krusial pada Minggu sore di Andalusia.
Regulasi menetapkan bahwa sembilan pembalap teratas dari hasil balapan Superpole berhak mengisi tiga baris terdepan pada grid start Race 2. Sementara itu, para pembalap di luar posisi tersebut harus puas memulai lomba dari posisi sepuluh dan seterusnya berdasarkan catatan waktu Superpole murni mereka.

Situasi ini memberikan berkah tersendiri bagi Alvaro Bautista yang memperkuat tim Barni Spark Ducati. Pembalap berpengalaman asal Spanyol tersebut sukses mendongkrak posisi startnya naik tiga tingkat ke posisi grid keenam di hadapan publik pendukungnya sendiri.
Di sisi lain, tidak semua pembalap bernasib mujur dalam undian regulasi grid ini. Pembalap pabrikan maupun privatir harus merasakan dampak langsung dari hasil balapan singkat di pagi hari, di mana kesalahan kecil pada balapan Superpole dapat langsung menghancurkan posisi start ideal untuk balapan utama penutup akhir pekan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!